Metodologi & Kolofon
Dari mana data situs ini berasal, bagaimana diolah, dan apa saja keterbatasannya.
Sumber data
Titik panas diambil dari NASA FIRMS (Fire Information for Resource Management System) lewat layanan Area API, untuk kotak wilayah 94°–141° BT dan 11° LS–6° LU. Situs ini mengimpor data tiap 3 jam dari tiga sumber near real-time (NRT): sensor VIIRS di satelit NOAA-20, sensor VIIRS di satelit NOAA-21, dan sensor MODIS di satelit Terra dan Aqua. FIRMS menyediakan data NRT paling lambat 3 jam setelah satelit melintas, dengan prinsip upaya terbaik.11NASA Earthdata, FIRMS FAQ, bagian “How often is FIRMS updated?”, diakses 28 Oktober 2026. Arsip situs ini dimulai 1 Agustus 2026, yaitu batas data NRT yang tersedia saat impor pertama.
Data Suomi NPP tidak dipakai karena pengirimannya dihentikan pada 2 November 2026 pukul 13.00 UTC.22NASA Earthdata, Suomi NPP Observations to Cease on November 2, 2026, diterbitkan 7 Agustus 2026, diperbarui 14 Oktober 2026.
Titik panas bukan kebakaran
Setiap titik adalah pusat satu piksel citra satelit yang ditandai berisi satu atau lebih api atau anomali panas lain. Ukuran pikselnya sekitar 375 m untuk VIIRS dan sekitar 1 km untuk MODIS. Koordinat titik bukan lokasi pasti api, dan apinya sering lebih kecil daripada piksel. Tidak semua titik panas berasal dari kebakaran vegetasi; sebagian bisa berupa gunung api atau suar gas.33NASA Earthdata, FIRMS FAQ, bagian “What does a fire detection mean on the ground?” dan “Are all active fire hotspots vegetation fires?”.
Sebaliknya, api juga bisa tidak terdeteksi, misalnya karena:
- menyala dan padam di antara dua lintasan satelit;
- tertutup awan, asap tebal, atau kanopi pohon;
- terlalu kecil atau kurang panas untuk tertangkap sensor;
- instrumen satelit sedang tidak beroperasi.
NASA juga tidak menganjurkan titik panas dipakai untuk menaksir luas area terbakar.44NASA Earthdata, FIRMS FAQ, bagian “Why was a particular fire not detected?” dan “Can I estimate burned area from active fire data?”.
Tingkat kepercayaan dan FRP
- Kepercayaan VIIRS berupa kelas rendah, sedang, dan tinggi. Pada siang hari, kelas rendah biasanya berkaitan dengan pantulan sinar matahari (sun glint) dan anomali suhu yang lemah. Kelas tinggi berkaitan dengan piksel yang jenuh panas.
- Kepercayaan MODIS berupa angka 0–100 %. Situs ini memakai pembagian kelas dari panduan pengguna MODIS: di bawah 30 % rendah, 30 % sampai di bawah 80 % sedang, dan 80 % ke atas tinggi.55Giglio, L., dkk., MODIS Collection 6 and Collection 6.1 Active Fire Product User’s Guide, versi 1.0, Tabel 11.
- FRP (Fire Radiative Power) adalah laju pancaran energi radiasi dari semua api dalam satu piksel, dalam megawatt (MW), dan dipakai sebagai petunjuk intensitas api. Akurasinya dipengaruhi resolusi sensor, sudut pandang, dan waktu pengamatan, jadi FRP antarsensor perlu dibandingkan dengan hati-hati.66NASA Earthdata, FIRMS FAQ, bagian “What is FRP and what factors should be considered across sensors?”.
Di peta, besar tanda mengikuti kelas FRP (di bawah 10, 10–50, 50–200, dan 200 MW ke atas). Garis lingkarannya mengikuti kelas kepercayaan: garis penuh untuk tinggi, putus-putus untuk sedang, dan titik-titik untuk rendah.
Waktu dan jendela hitung
FIRMS mencatat waktu dalam UTC, sedangkan situs ini menampilkan UTC dan WIB (UTC+7). Tanggal harian dihitung dalam WIB.
Periode “24 jam terakhir”, “7 hari”, dan “30 hari” dihitung mundur dari deteksi terbaru yang sudah dirilis NASA, bukan dari jam saat ini. Alasannya, data tiba beberapa jam setelah lintasan. Jendela yang dihitung dari jam saat ini akan memotong lintasan yang belum dirilis, sehingga angkanya tampak turun padahal datanya belum lengkap.
Satelit orbit kutub melintasi khatulistiwa pada jam yang hampir tetap menurut waktu matahari setempat:77NASA Earthdata, FIRMS FAQ, bagian “How often are MODIS and VIIRS active fire data acquired?”.
- NOAA-20 dan NOAA-21 sekitar pukul 12.40 dan 00.40;
- Aqua sekitar pukul 13.30 dan 01.30;
- Terra sekitar pukul 10.30 dan 22.30.
Karena itu deteksi menumpuk pada jam-jam tertentu. Di Kalimantan Tengah, selama 1 Agustus–27 Oktober 2026, deteksi terbanyak jatuh pada pukul 00.00–01.59 dan 12.00–13.59 WIB (data situs ini).
Batas provinsi
Batas wilayah diambil dari dataset Indonesia Subnational Administrative Boundaries (COD-AB) dari BPS, yang dipublikasikan OCHA/HDX dengan lisensi CC BY-IGO 3.0. Dataset itu masih memuat 34 provinsi (batas 2020). Karena itu, enam provinsi di Pulau Papua disusun ulang dari kabupaten/kotanya, mengikuti daftar dan kode BPS hasil pemekaran 2022 (UU 14, 15, 16, dan 29 Tahun 2022). Hasilnya 38 provinsi.88HDX: Indonesia – Subnational Administrative Boundaries; kode dan anggota kabupaten dari layanan sig.bps.go.id (periode 2024_1.2022). Keduanya diakses 28 Oktober 2026.
Setiap titik dicocokkan ke provinsinya dengan uji titik-dalam-poligon. Poligon batas disederhanakan dengan toleransi sekitar 550 m, sehingga titik pesisir yang jatuh hingga sekitar 2,2 km di luar garis pantai tetap dihitung ke provinsi terdekat. Titik yang lebih jauh dari itu (di laut lepas atau negara tetangga) tetap disimpan, tetapi tidak ditampilkan di peta dan tidak masuk statistik provinsi. Jumlahnya dilaporkan terpisah di halaman Pantau.
Apa yang dihitung
Angka di situs ini adalah jumlah deteksi, bukan jumlah kebakaran. Satu api dapat tercatat oleh beberapa satelit dalam sehari, dan api besar dapat menempati beberapa piksel sekaligus. Perbandingan antarperiode baru bermakna bila sumber satelitnya sama, karena pergantian satelit dapat menggeser angka.
Laporan warga dan laporan mingguan
Laporan yang dikirim lewat halaman Lapor masuk dengan status “baru” dan tidak ditampilkan di situs. Pengelola memeriksa setiap laporan dengan membandingkannya dengan deteksi satelit dalam radius sekitar 5 km selama 48 jam sebelum laporan dikirim. Situs ini tidak meminta nama, email, atau nomor telepon, tidak menyimpan alamat IP, dan menghapus data lokasi serta data kamera dari foto.
Laporan Situasi Mingguan dibuat otomatis sebagai draf setiap Senin, dari data di database. Isinya:
- jumlah deteksi selama sepekan;
- provinsi dengan deteksi terbanyak;
- perubahan dibanding pekan sebelumnya;
- grafik deteksi per hari;
- sepuluh deteksi dengan FRP tertinggi.
Pengelola meninjau draf itu sebelum menerbitkannya. Draf tidak memuat penjelasan sebab-akibat.
Mode contoh
Bila kunci akses NASA FIRMS (MAP_KEY) belum dipasang, situs menampilkan titik buatan dengan label “DATA CONTOH, BUKAN DATA NYATA”. Data contoh tidak pernah tercampur dengan data nyata, dan langsung terhapus begitu impor nyata pertama berhasil.
Kolofon
Seluruh perangkat lunak dan data situs ini bersifat terbuka.
| Komponen | Peran dan lisensi |
|---|---|
| WordPress | Sistem manajemen konten. GPL v2 atau lebih baru |
| PHP | Bahasa server. PHP License 3.01 |
| MariaDB | Basis data. GPL v2 |
| Apache HTTP Server | Server web. Apache License 2.0 |
| Leaflet 1.9.4 | Peta interaktif. BSD 2-Clause |
| OpenStreetMap | Peta dasar. Data ODbL 1.0, © kontributor OpenStreetMap |
| NASA LANCE FIRMS | Data titik panas. Data terbuka NASA; dikutip sebagai “NASA FIRMS” |
| BPS via OCHA/HDX | Batas provinsi. CC BY-IGO 3.0, diolah |
| League Spartan, Source Serif 4, Martian Mono | Huruf. SIL Open Font License 1.1 |
| Plugin Karhutla Sentinel, tema Lembar Survei | Dibuat untuk situs ini. GPL v2 atau lebih baru |
Situs ini memakai data NASA LANCE FIRMS (earthdata.nasa.gov/firms), bagian dari NASA Earth Science Data and Information System (ESDIS).99NASA Earthdata, FIRMS FAQ, bagian “Are there any restrictions on using data or imagery from FIRMS?”.
Situs ini dibuat oleh Fikrian Anlisto (S1 Statistika ITS) untuk mata kuliah Aplikasi Teknologi & Transformasi Digital (9), UG234916, sebagai contoh bahwa perangkat lunak open source dapat dipakai untuk menangani masalah lingkungan. Situs ini bukan sumber resmi. Untuk informasi resmi tentang karhutla, rujuk SiPongi Kementerian Kehutanan dan BMKG.