Titik panas 24 jam terakhir
Deteksi satelit di 38 provinsi. Titik panas adalah anomali panas, belum tentu kebakaran.
2.765
deteksi dalam 24 jam hingga data terbaru, 28 Okt, 06.05 WIB
Sumber: NASA FIRMS NRT (NOAA-20, NOAA-21, MODIS) Peta dasar © kontributor OpenStreetMap
Tujuh hari terakhir
Kalimantan Tengah menyumbang 43 % dari 88.859 deteksi dalam 7 hari terakhir. Secara nasional turun 22 % dibanding 7 hari sebelumnya.
| Provinsi | 7 hari | Perubahan |
|---|---|---|
| Kalimantan Tengah | 38.646 | +4 % |
| Sumatera Selatan | 7.850 | −38 % |
| Papua Selatan | 7.141 | −52 % |
| Kalimantan Timur | 4.791 | −11 % |
| Kalimantan Barat | 4.658 | −23 % |
Cegah sebelum menyala.
Menurut KLHK, 99 % kebakaran hutan dan lahan disebabkan manusia, sengaja maupun tidak. Artinya, sebagian besar bisa dicegah oleh kita sendiri.
-
Jangan membakar
Lahan, sampah, atau semak kering. Pastikan puntung rokok dan api unggun benar-benar padam.
-
Jaga gambut tetap basah
Gambut yang kering mudah terbakar, dan apinya bisa membara di bawah tanah. Jangan menggali saluran yang mengeringkan lahan; rawat sekat kanal dan sumur bor di desa.
-
Lapor selagi api kecil
Bila api membahayakan, hubungi 112 atau BNPB di 117. Untuk mencatat lokasi api atau asap, kirim laporan. Kami tidak meminta nama, email, atau nomor telepon.
Sumber: Ditjen PPI KLHK (2024), BNPB (2026), BRGM, dan PP 57/2016. Semua cara ikut bergerak, beserta tautan sumbernya.
Catatan terbaru
-
Masyarakat Peduli Api
Siapa MPA, apa yang mereka kerjakan bersama Manggala Agni, dan bagaimana warga bisa ikut.
-
Gambut yang kering mudah terbakar
Mengapa gambut yang dikeringkan menjadi bahan bakar, apinya membara di bawah tanah, dan bagaimana menjaganya tetap basah.
-
Musim titik panas 2026
1.256.988 deteksi dalam 88 hari, sebaran per bulan dan per provinsi, serta bedanya dengan luas area terbakar.