Lewati ke isi
Pantau Karhutla
UTC
17.00
WIB
00.00
Data
diambil

Masyarakat Peduli Api

· Catatan Lapangan

Saat kemarau tiba, petugas pemadam tidak bekerja sendirian. Di desa-desa rawan karhutla, warga yang terlatih ikut berpatroli, memantau, dan memadamkan api sejak masih kecil. Mereka disebut Masyarakat Peduli Api, atau MPA.

Siapa MPA

Menurut peraturan pengendalian karhutla, MPA adalah masyarakat yang secara sukarela peduli terhadap pengendalian kebakaran hutan dan lahan, sudah dilatih atau diberi pembekalan, dan dapat diberdayakan untuk membantu pengendalian karhutla.11Permen LHK P.32/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2016 tentang Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, Pasal 1 angka 62.

Peraturan yang sama mengatur bentuk kelompoknya:22Permen LHK P.32/2016, Pasal 22, 23, dan 25.

  • satu kelompok MPA sekurang-kurangnya terdiri dari 2 regu, masing-masing 15 warga setempat dalam satu desa;
  • kelompok dipimpin seorang ketua, dibantu sekretaris merangkap bendahara, dan kepala regu yang menjalankan tugas di lapangan;
  • pembentukan dan pembinaannya dilakukan bersama Kesatuan Pengelolaan Hutan atau Manggala Agni terdekat;
  • perorangan, kelompok pencinta alam, kader konservasi, pemandu wisata taman nasional, pemerhati lingkungan, dan duta lingkungan juga dapat membangun kelompok MPA sesuai kebutuhannya.

Apa yang dikerjakan

Kementerian Kehutanan menyebut peran MPA dalam beberapa bentuk:

  • Patroli terpadu. MPA ikut patroli pencegahan bersama Manggala Agni, TNI, dan Polri di desa-desa rawan kebakaran menjelang dan selama puncak kemarau.33Menteri Kehutanan, sebagaimana diberitakan ANTARA, 13 Maret 2025.
  • MPA-Paralegal. Kementerian juga membina Masyarakat Peduli Api berkesadaran hukum (MPA-Paralegal), bersama BNPB, TNI, Polri, pemerintah daerah, dan desa.44Kementerian Kehutanan, Pengendalian Kebakaran Hutan, diakses 28 Oktober 2026.

Menurut KLHK, setiap kejadian karhutla yang terpantau dapat segera dilaporkan oleh MPA, atau langsung dipadamkan sejak dini, sehingga api tidak meluas.55Direktur Pengendalian Karhutla KLHK, sebagaimana diberitakan JPNN, 30 Agustus 2018.

Contoh dari Tumbang Nusa

Desa Tumbang Nusa di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, termasuk desa prioritas restorasi gambut BRGM. Di desa itu dibangun 270 sumur bor dan 3 sekat kanal yang rutin dipelihara bersama kelompok masyarakat. Menurut Ketua MPA Perintis Tumbang Nusa, sekat kanal menahan air untuk membasahi gambut sekaligus membantu relawan memadamkan api ketika gambut terbakar.66ANTARA Kalteng, 21 Agustus 2024. Alasan gambut perlu dijaga tetap basah dibahas di catatan Gambut yang kering mudah terbakar.

Kelompok serupa

Pelibatan warga tidak hanya lewat MPA. KLHK menyebut beberapa program serupa:77Ditjen PPI KLHK, Pelibatan Masyarakat dalam Pengendalian Karhutla, Agustus 2024.

  • Desa Mandiri Peduli Gambut oleh BRGM;
  • Kelompok Tani Peduli Api oleh Kementerian Pertanian;
  • komunitas seperti Pemuda Tanggap Bencana dan Desa Tanggap Bencana.

Ingin ikut?

Tanyakan ke kantor desa apakah sudah ada kelompok MPA, atau hubungi Kesatuan Pengelolaan Hutan atau Daerah Operasi Manggala Agni terdekat. Peraturan menyebut pembentukan MPA dilakukan bersama mereka. Cara lain untuk ikut mencegah karhutla ada di halaman Ikut Bergerak.